Category Kesehatan Ibu Hamil

Bagaimana Berat Badan Anda Mempengaruhi Janin?

bayi-lucu-imut

Kesehatan dan berat badan ibu adalah dua faktor yang secara langsung mempengaruhi janin. Kehamilan adalah waktu di mana Anda bisa mendapatkan banyak berat badan tanpa menyalahkan diri sendiri, bahkan merasa bangga karenanya.

Tapi, semuanya harus sederhana, dan berat badan selama kehamilan tidak terkecuali. Anda perlu menambah berat badan secara perlahan dan dikontrol sepanjang kehamilan untuk memastikan kesehatan dan fisik Anda.

Selain itu, penambahan berat badan yang berlebihan atau terlalu sedikit dapat memiliki efek yang signifikan pada janin di dalam rahim.

Bagaimana berat badan Anda memengaruhi janin?

  1. Jika ibu Anda mendapatkan terlalu sedikit atau tanpa berat badan, konsekuensinya adalah:
  • Berat lahir
  • Kelahiran prematur
  • Pengaruh laktasi dan menyusui tidak mencukupi
  • Siklus menstruasi yang normal tergantung pada proporsi lemak dan otot di tubuh, serta jumlah makanan sehari-hari. Karena itu, BMI terlalu rendah atau terlalu ringan sehingga menyebabkan keguguran.
  1. Jika sang ibu mengalami terlalu banyak berat badan, konsekuensinya dapat berupa:
  • Sulit melahirkan
  • Kelahiran terlalu besar
  • Anak-anak dengan berat badan berat memiliki masalah diabetes
  • Wasir, kram perut, masalah dengan daerah panggul, urin
  • Ketidaknyamanan dan lebih panas daripada wanita hamil lainnya
  • Nyeri punggung, nyeri kaki, pembengkakan kaki dan kesulitan berjalan
  • Hipertensi dan risiko pre-eklamsia, diabetes kehamilan
  • Tekan pada bagian lain seperti jantung, hati dan ginjal
  • Resiko resistensi insulin dan tingkat diabetes 2

Tergantung pada berat badan pra-kehamilan Anda, angka-angka di bawah ini adalah berat badan ideal yang Anda butuhkan selama kehamilan.

  • Jika Anda terlalu kurus dan kurus (BMI <18), Anda perlu meningkatkan berat badan Anda dengan 12-18kg selama kehamilan.
  • Jika Anda memiliki berat badan normal (18 <BMI <25), Anda perlu mendapatkan 11-16kg selama kehamilan.
  • Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas (BMI> 25), Anda hanya perlu menambahkan 7-11kg, di mana obesitas hanya akan meningkat sekitar 7kg selama kehamilan.
  • Jika Anda hamil, Anda perlu mendapatkan 16-20kg selama kehamilan.

Wanita hamil harus membuat rencana untuk menambah berat badan sesuai dengan tonggak perkembangan janin. Membuat rencana untuk menambah berat badan akan membantu ibu membangun nutrisi yang tepat dan mengendalikan berat badannya.

Selain itu, ini akan membantu wanita menghindari kenaikan berat badan mendadak yang berbahaya bagi kesehatan ibu dan anak.

Saat hamil, sebaiknya mempertimbangkan kualitas makanan, bukan jumlah makanan. Menurut asupan gizi yang disarankan untuk Vietnam: ketika wanita hamil dalam 6 bulan terakhir, kebutuhan harian perlu meningkatkan 350 kalori, 15g protein, kalsium harus memiliki 1000mg, zat besi memiliki 30mg dalam makanan sehari-hari ditambah vitamin B, suplementasi C.

Sang ibu adalah seluruh pasokan nutrisi untuk bayi ketika di janin, jadi sediakan anak dengan nutrisi yang cukup untuk perkembangan bayi.

Read More